Petani kelapa sawit swadaya memegang peranan besar dalam lanskap perkebunan Indonesia, namun sering kali menghadapi keterbatasan modal, akses pengetahuan budidaya yang baik, hingga pengakuan pasar global. Cerita berbeda hadir dari Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Di bawah naungan Koperasi Gaharu Seratus Bosar Maligas , para pekebun swadaya membuktikan bahwa standar keberlanjutan internasional bukanlah mimpi yang mustahil.
Dipimpin oleh M. Safri sebagai Manajer ICS (Internal Control System), Koperasi Gaharu Seratus Bosar Maligas mengawali perjalanan bersama petani swadaya 214 petani dengan total luasan kebun mencapai 480,12 hektare.
Kunjungan lapangan dan proses pemetaan titik koordinat lahan kebun sawit swadaya bersama tim pendamping.
Perjalanan meraih sertifikasi ini tidak instan. Pak M. Safri mencatat berbagai kendala mendasar yang dihadapi kelompok di lapangan:
Proses sertifikasi mengubah kultur perkebunan di Bosar Maligas. Para petani tidak hanya diajarkan cara memupuk dan merawat kelapa sawit secara ramah lingkungan melalui Good Agricultural Practices (GAP), tetapi juga belajar tata kelola organisasi yang transparan.
Keberhasilan meraih status Eligible langsung membuahkan hasil nyata:
Pada tahun 2021, koperasi berhasil mencatatkan pendapatan insentif penjualan kredit RSPO sebesar Rp 215.000.000 (US$ 14.827).
Dana insentif tersebut dialokasikan kembali untuk kepentingan anggota: pelatihan lanjutan, pengembangan unit usaha koperasi, dan bantuan operasional bagi para pekebun anggota.
Sertifikat ini menjadi “paspor” yang memperkuat posisi tawar koperasi untuk menjalin kemitraan pasok Tandan Buah Segar (TBS) langsung dengan pabrik dan perusahaan kelapa sawit di sekitarnya.
Berdasarkan pengalaman langsung di akar rumput, Pak M. Safri merumuskan sejumlah catatan penting bagi kemajuan industri sawit rakyat ke depan:
Kisah sukses Koperasi Produsen Mandiri Gaharu Seratus membuktikan bahwa dengan kolaborasi bersama mitra pendamping, transparansi ICS, dan tekad para pekebun, sawit rakyat mampu bertransformasi menjadi pilar pertanian berkelanjutan di tingkat dunia.
Berdasarkan pengalaman langsung di akar rumput, Pak M. Safri merumuskan sejumlah catatan penting bagi kemajuan industri sawit rakyat ke depan:
Kisah sukses Koperasi Produsen Mandiri Gaharu Seratus membuktikan bahwa dengan kolaborasi bersama mitra pendamping, transparansi ICS, dan tekad para pekebun, sawit rakyat mampu bertransformasi menjadi pilar pertanian berkelanjutan di tingkat dunia.